Cara Mengatasi Booting Lemot Pada PC


Proses booting yang lama pada PC memang sangat mengganggu aktifitas ketika ingin
menggunakannya, Bahkan harus menunggu lebih lama daripada saat awal-awal membeli PC.
Performa lambat baik karena hardware ataupun software memang hampir terjadi pada barang elektronik seperti smartphone dan semacamnya.

Penyebab PC yang lambat diantara lainnya karena hardware yang sudah usang, software yang berat,Sistem operasi yang crash atau ada file pendukung yang hilang,Adanya virus/Malware. Lalu bagaimana cara mengatasi permasalahan booting lemot saat start-up pada PC.

Cara mengatasi Booting Lemot Pada PC :

1. Batasi Aplikasi yang jalan saat startup
Aplikasi yang jalan saat startup/booting memang salah satu penyebab lambatnya proses booting, langkah yang tepat untuk masalah startup ini cukup mendisable aplikasi yang jalan dan mengganggu proses booting.

  • Buka Task manager dan pilih menu Start-Up
  • Disable Aplikasi yang dirasa berat


2. Jangan Pasang Antivirus lebih dari 1
Menggunakan antivirus lebih dari satu dapat membuat kinerja PC menjadi menurun, Karena kinerja hardware juga tidak dapat dipaksakan untuk menjalankan aplikasi ganda yang tugasnya hampir sama.

3. Bersihkan File Sampah
Membersihkan file sampah pada PC memang sangat diperlukan untuk membuat kinerja PC menjadi lebih ringan. Langkah yang dapat digunakan adalah menghapusnya secara rutin dan berkala baik di Rycycle bin maupun difolder lainnya.
  • Buka Run ( Windows + R )
  • ketik %temp%
  • Setelah terbuka hapus file yang terdapat difolder %temp%

4. Uninstal Program
Dengan menghapus program aplikasi yang tidak terpakai atau jarang digunakan yang ada di PC kamu akan membuat performa lebih kencang. 

5. Cek Kondisi Harddisk
Dengan melakukan pengecekan pada harddisk juga akan mengetahui penyebab proses booting menjadi lama, bisa saja harddisk yang sedang dipakai sekarang badsector/rusak maka lakukanlah pengecekan pribadi atau dengan bantuan teknisi komputer.

6. Lakukan Instal Ulang Sistem Operasi
Melakukan Instal ulang pada PC juga perlu dilakukan namun jangan terlalu sering melakukannya, Usahakan pilih sistem operasi yang cocok untuk spesifikasi PC kamu dan jangan lupa backup data kamu.

7. Defrag Harddisk 
Melakukan Defragment pada Harddisk juga salah satu hal penting, Fungsi Defrag pada PC yaitu untuk mengetahui folder yang kosong ataupun ganda yang membuat drive menjadi penuh. Perlu diingat bahwa Localdisk (C:) disarankan untuk memiliki ruang atau kapasitas yang banyak karena file sistem operasi yang berjalan ada di localdisk C. Dan lakukan defrag pada PC 1 minggu sekali atau satu bulan 2-3 kali.

Demikianlah tips dan cara untuk mengatasi booting yang lambat pada startup di windows, semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian. Dan apabila ada yang memiliki saran atau tambahan bagaimana cara yang terbaik untuk mengatasi booting yang lemot.


Click to comment